Postingan

Memoar Maaf dan Terima Kasih

  “Bu, saat ini saya hanya berdiam diri di kamar dan sesekali membuka gadgetku untuk berekreasi atau menyelesaikan hal yang ditugaskan” Jum’at 21 Juli 2023, saat ini usiaku hampir menginjak usia 22 tahun namun sayang sekali aku tidak dapat menjadi orang yang seperti kamu harapkan, aku tidak bisa menjadi orang yang mirip seperti saudara-saudaraku atau bahkan teman-temanku. Ibu jika kau memintaku untuk mengeluarkan kata yang saat ini terlintas dalam pikirku, aku hanya dapat mengeluarkan satu kata yakni “ menyesal”. Ibu tak terasa anak kecil ini sudah menginjak usia 20-an usia dimana semua orang sedang mengalami quarter life crisis dan ini pula yang membuatku lebih sering menulis dan memposting tulisanku di blogspotku. Aku tau kau akan membacanya ibu. Ibu saya benar-benar menyesal, saya bukan lagi anak sma yang dulu selalu engkau banggakan, bukan lagi seorang pelajar cianjur yang sedang menuntut ilmu di kota orang, bukan lagi seseorang yang sedang mengejar impiannya untuk pergi ...

Di Balik Setiap Halaman: Menjelajahi Perjalanan Pribadi dalam Membaca

Gambar
                 "Cuma perlu satu buku untuk jatuh cinta pada membaca. Cuma satu buku. Cari buku itu. Mari jatuh cinta." Kata-kata bijak yang diungkapkan oleh Najwa Shihab menjadi ucapan yang selalu saya ucapkan kepada teman-teman saya. Saat kita menyimak kalimat-kalimat sederhana ini, terasa ada semangat yang membara untuk menemukan buku yang tepat, yang akan membuka pintu ke dalam dunia yang tak terbatas. Mungkin suatu kali, diantara tumpukan buku-buku di toko, perpustakaan, atau bahkan di dalam kotak tua di garasi, kita akan menemukan satu buku yang dengan ajaib menghipnotis kita. Lembar demi lembar, kata demi kata, buku itu akan mengajak kita memasuki dunia perjalanan pribadi dan pengetahuan yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Juni 2015 masih tergambar jelas dalam ingatan, bagaimana hiruk pikuknya bulan Ramadhan kala itu. Sebagai seorang siswa smp yang tidak mempunyai kegiatan selain sekolah, dan bermain. Saya kebingungan ...

Anarkisme di Abad 21: Konsep, Kontroversi, dan Tantangan

Gambar
Anarkisme adalah filosofi politik yang mengadvokasi penghapusan semua bentuk hierarki, termasuk negara, kapitalisme, dan kelas sosial. Kaum anarkis percaya bahwa institusi-institusi ini secara inheren bersifat menindas dan masyarakat yang benar-benar bebas hanya dapat dicapai tanpa institusi-institusi tersebut. Konsep anarkisme telah ada selama berabad-abad, tetapi mendapat perhatian baru di abad ke-21. Hal ini sebagian disebabkan oleh persepsi kegagalan kekuasaan negara untuk memecahkan masalah sosial yang mendesak, seperti kemiskinan, ketimpangan, dan kerusakan lingkungan. Kaum anarkis berpendapat bahwa masalah-masalah ini melekat pada sistem negara, dan hanya dengan menghapuskan negara kita dapat menciptakan masyarakat yang benar-benar adil dan berkelanjutan. Namun, pandangan anarkisme tidak diterima secara universal dan memiliki kontroversi yang melekat di dalamnya. Ada banyak kritik terhadap anarkisme yang menyatakan bahwa ideologi ini tidak realistis dan utopis, dan a...

Review Singkat Buku Tom Nichols Yang Berjudul Matinya Kepakaran

Gambar
Selamat datang di blog saya! Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas buku yang telah menjadi perbincangan hangat di kalangan pembaca dan pecinta pengetahuan, "Matinya Kepakaran" karya Tom Nichols. Buku ini merupakan sebuah karya yang merangkum perubahan penting yang terjadi dalam dunia kepakaran dan mengajukan pertanyaan yang menarik: Apakah kepakaran benar-benar mati? Dalam era informasi yang semakin terhubung, penulis membawa kita melintasi medan pertempuran yang terdiri dari pengetahuan, pemikiran kritis, dan perdebatan akademis yang semakin menantang. Mari kita berangkat dalam perjalanan penjelajahan intelektual ini dan menggali lebih dalam tentang apakah kepakaran benar-benar dalam masa depan yang suram. Tom Nichols, dalam bukunya yang berjudul "The Death of Expertise," berpendapat bahwa kita saat ini menghadapi serangan terhadap keahlian. Dia mengidentifikasi beberapa faktor yang menyebabkan penurunan ini, termasuk munculnya internet, kurangny...

Perlawanan Terhadap Budaya Feodal dalam Lingkungan Pendidikan: Menuju Transformasi yang Inklusif

Gambar
    Budaya feodal dalam lingkungan pendidikan telah menjadi tantangan signifikan dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan progresif. Budaya feodal mengacu pada struktur hierarkis, dominasi kekuasaan, dan akses terbatas yang dapat menghambat perkembangan individu maupun masyarakat secara keseluruhan. Dalam esai ini, kami akan mengeksplorasi perlawanan terhadap budaya feodal dalam lingkungan pendidikan dan bagaimana upaya tersebut mendorong transformasi yang inklusif. Identifikasi Budaya Feodal dalam Lingkungan Pendidikan :      Pertama-tama, penting untuk mengidentifikasi elemen-elemen budaya feodal yang masih ada dalam lingkungan pendidikan. Salah satu karakteristik utama budaya feodal adalah hierarki yang kuat antara guru dan siswa, di mana otoritas dan kekuasaan terpusat pada guru sebagai pemegang pengetahuan. Selain itu, budaya feodal seringkali menghasilkan ketidaksetaraan sosial, di mana beberapa individu atau kelompok mendominasi sementar...

Nihilism and the Crisis of Meaning in Human Life

Nihilism is a philosophical view that asserts that life has no objective meaning or value. This view is considered one of the outcomes of the crisis of meaning in human life, where individuals no longer believe in the values and beliefs they held before. In this essay, we will discuss the nihilistic perspective and its impact on the crisis of meaning in human life. Nihilistic Perspective According to Nietzsche, nihilism is the logical consequence of the death of God, which is the loss of belief in the existing values. Nietzsche believed that matters such as truth, goodness, and beauty no longer have a strong foundation because that foundation was based on God, who is now dead. Therefore, individuals no longer have a strong basis for determining the meaning of their lives. Impact of the Crisis of Meaning Nihilism can cause a crisis of meaning in human life, where individuals no longer have a clear direction or purpose. This can lead to dissatisfaction and anxiety, as individuals feel th...

Musik sebagai Alat Perlawanan Terhadap Kekerasan Negara dan Kekuasaan yang Represif

Musik telah dikenal sebagai bentuk seni yang kuat dan universal. Sejak zaman dahulu kala, musik digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan dan emosi. Dalam banyak kasus, musik digunakan sebagai alat perlawanan terhadap ketidakadilan dan penindasan. Dalam esai ini, kita akan mengeksplorasi bagaimana musik telah digunakan sebagai alat perlawanan terhadap kekerasan negara dan kekuasaan yang represif. Sejak zaman kuno, musik telah digunakan sebagai alat perlawanan terhadap kekuasaan yang represif. Musik telah digunakan oleh para budak di Amerika Serikat untuk mengurangi rasa sakit dan kepenatan mereka dalam bekerja di perkebunan. Selain itu, mereka juga menggunakan musik untuk memperingatkan rekan-rekan mereka tentang bahaya dan memobilisasi mereka untuk melawan kekuasaan yang menindas. Di Indonesia, musik juga telah digunakan sebagai alat perlawanan terhadap kekerasan negara dan kekuasaan yang represif. Pada era Orde Baru, musik di Indonesia dilarang oleh pemerintah karena dianggap ...